Jalan-jalan Ke Luar Negeri: Mimpi atau cita-cita?

Posted: Agustus 31, 2014 in Intermezzo

Jauh sebelum mengenal istilah backpaker dan buku-buku The Naked Traveler yang berisi kisah-kisah petualangan Trinity mengarungi dunia, jalan-jalan ke luar negeri khususnya Eropa cuma ada di mimpi saya. Saya pikir saya harus menabung seumur hidup untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri, mengingat biaya perjalanan untuk keluar dari kampung saya di pedalaman Kalimantan ini saja tidak murah, belum lagi tiket pesawat ke luar Kalimantan. Selama ini biaya terbesar saat liburan adalah tiket pesawat dan hotel. Jika harga tiket pesawat dari Palangkaraya ke Jakarta saja sudah 500 ribu rupiah, berapa juta rupiah harga tiket pesawat ke luar negeri? Orang biasa seperti saya tidak akan mampu menginjakkan kaki di luar Indonesia tercinta ini. (Baca tulisan saya sebelumnya, Traveler Wanna Be)

Namun pandangan saya tentang traveling berubah saat saya tahu bahwa ada yang namanya budget traveling alias jalan-jalan murah. Harga tiket pesawat ke luar negeri dapat terjangkau jika kita jeli memantau penjualan tiket promo sejak jauh-jauh hari. Biaya penginapan di luar negeri pun dapat ditekan hingga hanya 150-250 ribu rupiah per malam dengan menginap di hostel! Dan maskapai penerbangan yang paling gencar memberikan kemudahan dan keringanan biaya dengan harga promo besar-besaran adalah Air Asia! Bayangkan, saya dan dua orang sahabat pernah ke Kuala Lumpur hanya dengan membayar 100 ribu lebih untuk harga tiket pesawat Jakarta-Kuala Lumpur, dapat hot seat pula! (Baca Rezeki Tak Ke Mana) Jalan-jalan ke luar negeri yang tadinya tampak mustahil ternyata sangat bisa dilakukan oleh siapa saja. Ya, siapa saja yang punya mimpi dan mau berusaha😉.

Buat saya, ke luar negeri bukanlah hal mewah yang ingin saya pamerkan. Bukan soal kebanggaannya. Hanya saja saya punya pandangan bahwa hidup kita di dunia hanya sekali, dan relatif singkat. Sedangkan bumi yang sudah Tuhan ciptakan ini sangat luas dan sangat indah. Alangkah bahagianya jika kita pernah melihat dan mengalami secara langsung kehidupan masyarakat di belahan lain dari bumi ini, yang jauh berbeda dibanding atmosfer di sekeliling kita saat ini. Pengalaman itu tentu tak akan ternilai harganya.

Dulu saya tidak pernah bermimpi ingin bertualang ke tempat-tempat yang jauh, melihat pemandangan alam yang indah, menikmati karya seni bangsa lain, kebudayaannya, kulinernya, bahkan suhu udara yang berbeda dari tempat tinggal saya saat ini. Namun sejak saya mengenal Air Asia dan tiket-tiket promonya, sekarang saya yakin, jalan-jalan ke luar negeri itu bukanlah sebuah mimpi yang sulit untuk diwujudkan, tetapi cita-cita yang sangat mungkin untuk dicapai. Ya, selama ada Air Asia, impian saya pasti akan jadi kenyataan.

image

Follow @raiyaroof via twitter

Komentar ditutup.