Size 12 Is Not Fat

Posted: Desember 15, 2013 in Books section

001.jpg[Resensi] ‘Dilema mantan artis remaja yang terkait kasus pembunuhan berantai di tempat kerja.’

Lari dari kenyataan bukanlah pilihan bagi Heather Wells. Harusnya ia punya masa depan yang cerah dan hidup berkecukupan sebagai seorang mantan artis remaja. Namun apa daya, setelah karirnya di dunia musik jatuh gara-gara konflik kepentingan dengan pihak produser, ayahnya dipenjara, ibu kandungnya sendiri mengkhianati dan meninggalkannya hidup sendirian tanpa sedikit pun sisa kekayaan dari masa jayanya. Kecewa yang dialami Heather semakin bertambah saat ia memergoki tunangannya berselingkuh dengan artis wanita lain yang sedang naik daun. Dengan menanggung cobaan berat tanpa tempat untuk bersandar, ia memilih makanan-makanan enak untuk melegakan pikirannya. “Ukuran 12 tidak gemuk,” katanya. “Rata-rata wanita Amerika berukuran 12.” Ia mencoba menyangkal bahwa rata-rata wanita Amerika itu gemuk.

Tanpa uang dan tempat tinggal, Heather mencari jalan untuk menafkahi dirinya sendiri. Ia bertekad untuk bangkit dari keterpurukan, meski ia tidak mampu berbuat apa-apa soal berat badannya yang tidak terkontrol. Beruntunglah kakak kandung dari mantan tunangannya memberikan banyak pertolongan. Cooper Cartwright, sang pemberontak yang memutuskan hubungan dari keluarganya dan memilih jalan hidupnya sendiri, memberikan tempat tinggal yang layak untuk Heather di loteng apartemennya – apartemen dua lantai yang terbuat dari batu pasir merah muda peninggalan kakek Cartwright. Ditambah sedikit keberuntungan, Heather juga mendapatkan pekerjaan tidak jauh dari apartemen itu.

Semua yang ada di sekitar Heather indah dan berjalan normal sampai peristiwa itu terjadi. Penemuan mayat di asrama – maaf, gedung tinggal – tempat Heather bekerja sebagai asisten direktur gedung tinggal mahasiswa New York College, Fisher Hall. Kematian berturut-turut dua mahasiswi pintar dan kuper di dasar lubang lift tidak bisa dijelaskan oleh pihak kepolisian. Satu-satunya penjelasan dari pihak administrasi kampus adalah mereka tewas karena tergelincir saat bermain selancar lift, sendirian. Penjelasan yang sangat tidak masuk akal bagi Heather, karena hanya mahasiswa-mahasiswa bandel yang melakukan hal bodoh dan berbahaya semacam itu… dan beramai-ramai!

Heather, dengan sedikit bantuan dari Cooper mencoba mencari tahu, apakah peristiwa itu murni kecelakaan, atau sebaliknya adalah tindak kriminal. Jika benar kematian tragis itu merupakan kasus pembunuhan, siapakah pelakunya? Apakah mahasiswa yang tinggal di gedung itu? Atau pekerja gedung? Atau malah orang yang selama ini berada dekat dekat dengan Heather sendiri?

Novel ini sudah cukup lama saya miliki, namun baru tersentuh beberapa minggu yang lalu. Sebagai sebuah novel terjemahan, Size 12 Is Not Fat menyajikan kisah unik yang hampir tidak mungkin ditemui dalam novel-novel karangan penulis lokal. Dengan pengalaman menulis lebih dari dua lusin teenlit dan chicklit laris (termasuk The Princess Diaries), ide yang dipilih oleh Meg Cabot begitu original. Sayangnya gangguan kepribadian yang dimiliki oleh Heather Wells kurang digali secara mendalam, sehingga penggambaran karakternya kurang tajam. Judul yang dipilih pun kurang terhubung dengan keseluruhan cerita. Apalagi – karena novel ini terjemahan – gaya bertutur yang digunakan oleh penulis sangat ‘Amerika’. Bagi pembaca yang kurang familiar dengan film-film drama Hollywood, tidak mudah untuk memahami narasi novel ini, meskipun penulis menggunakan sudut pandang orang pertama.

Namun demikian, cerita thriller kasus pembunuhan yang dibalut dengan kisah asmara secara berimbang ini patut diacungi jempol. Penulis cukup berhasil mengaduk emosi pembaca, dengan selingan ketegangan-ketegangan hingga aksi klimaks di akhir cerita. Novel ini dapat dinikmati oleh penggemar cerita thriller dan aksi detektif, maupun penggemar drama percintaan. Cukup menghibur. 3.5 of 5 stars dari saya!

Judul : Ukuran 12 Tidak Gemuk (Size 12 Is Not Fat)
Pengarang : Meg Cabot
Alih Bahasa : Barokah Ruziati
Penerbit : PT.Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2011 (cetakan kedua)
Tebal : 416 hlm
ISBN : 978-979-22-6001-4

Follow @raiyaroof via twiter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s