Belajar Produktif

Posted: Februari 27, 2013 in Intermezzo

ThinkingCap.png

Salah satu resolusi 2013 saya adalah ‘menjadi lebih produktif’. Produktif bukan hanya soal finansial, tetapi juga bagaimana caranya supaya bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Karena saya punya jiwa pemalas, maka perlu usaha ekstra untuk mewujudkan resolusi ini. Saya bertekad melakukan banyak hal kecil (karena belum mampu membuat sebuah terobosan besar) yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas diri dan kualitas hidup. Saya pun berusaha untuk lebih banyak membaca, khususnya bacaan-bacaan yang dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

Tahun ini sepertinya saya belum mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis. Maka saya mencoba mempelajari hal lain, yaitu menulis. Dengan hobi membaca sejak kecil dan (mungkin) saya dikaruniai sedikit bakat dalam kecerdasan linguistik, saya mencoba untuk belajar dengan lebih tekun untuk mengembangkannya. Saya terobsesi ingin membuat ‘karya’.

Selain membaca buku tentang tulis-menulis, saya juga googling via blekberi untuk menambah referensi. Belajar menulis pun dimulai dari hal yang paling kecil: membuat kicauan (twit) yang singkat, padat, jelas dan menarik dalam 140 karakter. Di twitter saya mengikuti (following) beberapa penerbit terkenal di Indonesia, beberapa penulis yang sudah menghasilkan karya-karya bermutu, travel-blogger, dan beberapa akun menarik lainnya.

Di minggu pertama ‘twiteran’ saya sudah mengikuti beberapa kuis via twiter. Sebagian besar syaratnya hanya membuat satu kicauan menarik sesuai dengan tema lomba. Setelah mencoba beberapa kali, saya memenangkan kuis di akun @TrinityTraveler yang berhadiah sampel produk mie instan dan 1 halaman komik berukuran besar berbingkai kaca, yang dibuat berdasarkan rangkaian cerita yang disusun oleh pemenang kuis, termasuk saya sendiri. Hadiahnya enggak banget, karena mie instannya pun nggak enak sama sekali. Hehe.

Setelah itu, saya tetap sering mengikuti kuis, namun kurang berhasil. Kebanyakan kuis yang berhadiah 1 buah novel diikuti oleh ratusan bahkan ribuan peserta yang fanatik dengan penulis novel tersebut dan mengirimkan jawababnya dengan membabi-buta. Kadang saya hanya memilih mengikuti kuis yang hanya memperbolehkan mengirimkan 1 twit dan ‘hanya’ harus beradu kreativitas dalam merangkai kata, namun tetap gagal. Mungkin faktor domisili saya yang sangat jauh dari ibukota negara juga berpengaruh, karena ongkos kirimnya saja hampir sama dengan nilai hadiahnya.

Berbulan-bulan kemudian saya mengikuti kuis yang diselenggarakan sebuah maskapai penerbangan Belanda. Akun versi Indonesia-nya masih baru dengan sedikir follower. Dalam rangka HUT-nya ke 88, mereka menyediakan 88 hadiah merchandise berupa tas sporty berukuran besar dan gantungan kunci dengan logo maskapai tersebut. Syaratnya hanya mengirimkan jawaban kreatif maksimal 3 kali. Saya akhirnya menang (lagi). Puji Tuhan.

Akhir 2012 saya mengikuti kuis untuk memperebutkan pre-order buku edisi khusus full colour dan cetakan terbatas, bertandatangan penulisnya. Saya memenangkannya. Tapi bodohnya, saya tidak memperhatikan jika judul kuisnya adalah ‘pre-order’! itu artinya saya harus membayar. Sial.

Di tahun 2013 saya jadi lebih aktif dalam kuis atau kompetisi menulis kecil-kecilan. Saya terobsesi ingin menang kuis berhadiah novel, apapun judulnya. Bulan Januari saya membuat resensi buku di blog dan terpilih dalam resensi pilihan di situs dan akun media sosial milik Gramedia Pustaka Utama, berhadiah 1 buku yang mereka terbitkan dengan judul pilihan saya. Informasinya juga saya dapatkan di twitter. Setelah itu saya juga memenangkan CD seminar motivasi Tung Desem Waringin, juga via twitter.

Di hari Valentine kemarin, saya memang tidak mendapatkan sebatang coklat pun, tapi saya berhasil memenangkan sebuah novel dari Bentang Pustaka. Entah novel apa, hitung-hitung buat menambah koleksi. Lumayaaan…

*pic’s taken from http://www.belairorthodontics.com/images/ThinkingCap.iclip.gif

Follow @raiyaroof via twitter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s