Tips Menabung Buat Traveling

Posted: Januari 20, 2013 in Jalan-jalan

100 USDTips ini lebih masuk akal diterapkan untuk mereka yang berpenghasilan minimal setara gaji PNS berusia 23-28 tahun dan belum punya tanggungan. Namun jika berpenghasilan kecil, apalagi punya banyak tanggungan (istri/anak/orang tua/saudara), sebaiknya tunda dulu impian jalan-jalannya. Jika memang ingin bersenang-senang dengan traveling, sebaiknya cari penghasilan tambahan atau pindah ke pekerjaan lain dengan bayaran lebih tinggi.

Prinsip menabung adalah menyisihkan sebagian penghasilan saat menerima gaji atau hasil usaha. Kemudian sebagian lagi disisihkan untuk amal/sedekah/perpuluhan, lalu sebagian lagi untuk biaya hidup yang tentu tidak bisa diganggu gugat. Berapa persen biaya hidup disesuaikan dengan standar biaya hidup minimal di kota tempat kita tinggal dan total pendapatan setiap bulan. Sedangkan berapa persen yang harus ditabung tergantung dari berapa sisa alokasi dana setelah dipotong anggaran biaya hidup.

Anggaran untuk biaya hidup (kebutuhan dasar seperti makan & tempat tinggal) sebaiknya tidak melebihi dari 60% pendapatan. Jadi setiap kali mendapatkan penghasilan, 10-15%-nya ditabung untuk keperluan masa depan, seperti menikah, membangun rumah, pendidikan anak, dsb, dan ini sifatnya wajib, lebih besar lebih bagus. Berapapun besar penghasilan, tidak ada salahnya jika semua orang belajar untuk membelanjakan uang dengan lebih bijak dan menabung untuk meraih impian di masa yang akan datang. Dari sisa 25-30%, dipotong untuk amal & ibadah, baru terakhir uang yang tersisa dipergunakan untuk bersenang-senang, misalnya membeli makanan enak & mahal, rokok, membeli pakaian-tas-sepatu-aksesoris, biaya hang out atau hiburan lainnya, dan jalan-jalan atau liburan. Penting untuk disiplin dalam pembagian alokasi uang pendapatan, agar belanja lebih terkendali, tidak terjadi overbudget dan menimbulkan utang.

Khusus bagi yang berniat jalan-jalan, harus bisa menyisihkan minimal 15-20% pendapatannya dan membuat tabungan tersendiri untuk jalan-jalan, karena meskipun jalan-jalan ala backpacker, tetap saja biayanya tidak kecil. Jadi, dengan rutin menabung, niscaya kita bisa pergi traveling minimal sekali dalam setahun, dan destinasinya disesuaikan dengan berapa jumlah uang yang terkumpul. Konsekuensinya, demi menabung untuk biaya jalan-jalan maka pengeluaran untuk bersenang-senang sehari-hari harus dikurangi, kalau perlu berhenti merokok (untuk perokok aktif) karena tanpa disadari pengeluaran untuk rokok dapat mencapai ratusan ribu dalam sebulan. Dengan kata lain kita harus belajar berhemat dan melupakan belanja barang-barang yang tidak urgent.

Tips lainnya buat yang pingin liburan keluar negeri, menabunglah dan mencicil beli USD dan mata uang negara yang ingin dituju. Fyi, di luar biaya tiket & akomodasi, untuk jalan-jalan di negara maju harus siapkan uang setara dengan USD100/hari atau USD50/hari di negara berkembang. Gud luck!

*Follow @raiyaroof via twiter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s