Books Section’s Prolog

Posted: Januari 14, 2013 in Books section

Rak di sebuah toko buku bekas di Ubud, Bali

Sesungguhnya tulisan-tulisan yang menceritakan tentang kehidupan pribadi dan isi pikiran seseorang yang bukan siapa-siapa itu membosankan. Saya tidak menyarankan anda untuk membaca tulisan berikut ini sampai selesai.

Membaca sudah jadi hobi saya sejak kecil. Saya selalu menjadi pengunjung perpustakaan sekolah & perpustakaan umum paling rajin selama SD sampai kuliah. Hanya saja semakin bertambah umur, genre bacaan saya pun berkembang. Saat masih SD saya berlangganan majalah Bobo dan sesekali membeli majalah/komik Donal Bebek juga komik doraemon. Saya juga suka sekali membaca komik Asterix & Obelix serta buku-buku dongeng yang saya pinjam di perpustakaan daerah, termasuk novel-novel petualangan anak seperti Pippy Longstocking dan Petualangan Lima Sekawan. Beranjak ke SMP, saya mulai suka membaca novel-novel remaja seperti Girl Talk dan Lupus serta majalah-majalah remaja seperti Aneka Yess (nah tahu kan kalo saya anak generasi 90an?).

Di SMA, saya tinggal di asrama sekolah. Minat membaca tersalurkan berkat keberadaan perpustakaan sekolah yang cukup lengkap. Saya puas membaca buku-buku ringan yang berisi biografi penemu dan tokoh-tokoh seni abad ke-17 s/d 19, serta beberapa majalah ensiklopedia. Novel-novel berat karangan para penulis dalam negeri mulai angkatan Balai Pustaka seperti Merari Siregar, Marah Roesli, dsb, juga angkatan Pujangga Baru seperti Sutan Takdir Alisjahbana, Hamka, Armijn Pane, Sanusi Pane, dsb hingga novel karya penulis 90an-awal 2000an seperti Korie Layun Lampan (Ronggeng Dukuh Paruk – yang kemudian difilmkan dengan judul ‘Sang Penari’) tersedia pula di perpustakaan sekolah. Saat kuliah, minat saya untuk membaca perlahan mulai memudar. Kesibukan kuliah, praktikum, mengerjakan laporan, hingga bermain game komputer menyita banyak waktu saya. Akan tetapi tetap saja saya rajin mengunjungi perpustakaan untuk mencari jurnal-jurnal penelitian sebagai referensi laporan-laporan praktikum. Makanya librarian-librarian sekolah/kampus biasanya hapal dengan wajah saya.

Saya punya minat dalam mengoleksi buku/novel-novel bagus (baca: berkualitas). Ada kepuasan tersendiri saat melihat tumpukan buku/novel bagus yang saya miliki, walaupun belum semuanya tuntas saya baca. Karena harga buku/novel cukup mahal, tentu saya tidak mau buang-buang uang untuk buku/novel yang biasa-biasa saja. Lucunya, beberapa kali saya menemukan novel klasik karya beberapa penulis yang pernah memenangkan Pulitzer, nobel sastra, atau penghargaan lainnya, diobral di toko buku ternama. Sebelum punya penghasilan sendiri, jarang sekali saya membeli buku/novel, kecuali menemukan buku bagus di tumpukan buku obral atau diskon spesial. Sekarang, walaupun sudah mampu membeli novel dan mengoleksinya, tetap saja prinsip hemat tetap jalan. Saya sampai bela-belain nitip sama adik saya yang kuliah di Surabaya untuk membelikan beberapa buku/novel, hanya di toko buku yang memberikan potongan harga 15% dan khusus di jam-jam tertentu potongan harga ditambah menjadi 25%. Beberapa buku lainnya saya dapatkan dari memenangkan kuis dan lomba di twitter.

Memang tidak semua buku bagus cocok dengan selera saya dan tidak semua buku yang saya suka cocok dengan kantong saya. Saya tertarik dengan novel-novel yang bercerita tentang anak-anak dan mengandung filosofi yang tersirat namun mudah dipahami, contohnya To Kill A Mocking Bird, atau novel-novel tentang anak-anak Palestina, Iran, maupun Afghanistan karya beberapa penulis asing. Saya juga mengoleksi buku serial dongeng karya Cressida Cowell tentang Hiccup Horrendeous Haddock III, anak yang kikuk namun beruntung, putra tunggal seorang kepala suku Viking. Saya kurang begitu menyukai novel-novel science fiction yang penuh fantasi atau cerita-cerita tentang kehidupan lain di luar bumi yang kita kenal (misalnya tentang vampir dan elf/peri), kecuali serial Harry Potter. Baru-baru ini saya membeli buku kumpulan cerita Sherlock Holmes I & II. Kayaknya sih tulisan asli Sir Arthur Conan Doyle, versi bahasa Inggris, cetakan baru, tapi belum saya baca. Hehe. Selain itu saya juga mengoleksi beberapa buku traveling seperti The Naked Traveler series, Nadrenaline, dan beberapa buku jalan-jalan murah ke negara-negara tertentu di Asia. Buku-buku koleksi saya disampul rapi dan dirawat dengan baik. Sayang rasanya jika koleksi-koleksi saya ini dipinjam dan jadi rusak/hilang.

Sejak bekerja dan bisa menabung, saya dapat menganggarkan 10-30% penghasilan untuk bersenang-senang. Untungnya saya bukan orang yang konsumtif. Jadi, selain untuk jalan-jalan, sebagian lagi bisa saya pergunakan untuk membeli buku/novel koleksi saya. Karena buku/novel yang saya minati tidak banyak dan saya ingin mengoleksi suatu jenis/genre novel, akhirnya saya memilih untuk mengoleksi novel-novel karya John Grisham. Pertama suka karya John Grisham gara-gara iseng membeli novelnya yang berjudul Theodore Boone: Kid Lawyer yang ternyata bagus, setelah itu saya ketagihan. Novel-novel John Grisham bertema hukum, kehidupan pengacara, dan sistem peradilan di Amerika Serikat. Sebagian besar isinya seru dan menegangkan, meskipun kadang sedikit rumit dan butuh konsentrasi untuk memahaminya.

Di twitter, akun penerbit Gramedia menantang para pembaca untuk menulis resensi tentang buku-buku terbitan mereka. Jadi, di book section dari blog saya ini akan saya isi dengan resensi beberapa buku/novel bagus yang pernah saya baca.

*Follow @raiyaroof via twiter

Komentar
  1. dimas mengatakan:

    bos coba baca buku hitam putih, itu juga kurang lebih sama kayak buku2 john grisham.
    salam kenal visit my blog http://www.kebomenari.blogspot.com

  2. raiyaroof mengatakan:

    *brb browsing*🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s